BELAJAR DASAR MESIN BERSAMA Ilmu Statika Dan Tegangan
By
Pada Teknik Say kali ini akan membahas tentang Dasar Mesin Yang perlu Kita fahami bersama - sama ya sobat, apabila nanti ada kekurangan dan kesalahan bisa di koreksi dan di sampaikan di dalam kolom komentar karena komentar yang membangun sangat di butuhkan
Hukum Newton pertama tentang aksi dan reaksi, bila sebuah balok yang terletak di atas lantai, balok akan memberikan reaksi pada lantai. dan sebaliknya lantai akan memberikan reaksi sama, sehingga benda dalam keadaan setimbang. gaya aksi sepusat (F) dan gaya reaksi (F'') dati bawah akan bekerja pada setiap penampang balok tersebut.
1. Tegangan Normal, terjadi akibat adaya reaksi yang diberikan pada benda
2. Tegangan Tarik, Pada umumnya terjadi pada rantai, tali, paku keling, dan lain-lain
3. Tegangan Tekan, terjadi apabila suatu batang diberi gaya F yang saling berlawanan dan terletak dalam satu garis gaya
4. Tegangan Geser, terjadi jika suatu benda bekerja dengan gaya yang berlawanan arah, tegak lurus sumbu batang, tidak segaris gaya namun pada penampangnya tidak terjadi momen
5. Tegangan Lengkung, contohnya pada poros mesin dan poros roda yang dalam keadaan ditumpu dan itulah yang di sebut Tegangan Tangesial
6. Tegangan Puntir, sering terjadi pada poros roda gigi dan batang-batang torsi pada mobil, juga pada saat melakukan pengeboran.
Baik untuk belajar bersamanya cukup sampai disini dulu ya bisa kita lanjut lain hari pada saat waktu yang tepat.
Ilmu Statika Dan Tegangan
Ilmu statika mempelajari tentang keukatan material berdasarkan kombinasi tegangan dan regangan baik dua dimensi maupun tiga dimensi. dalam material tidak akan lepas dari tegangan dan regangan. karena dari dua hal tersebut dapat dicari kekuatan dari bahan seperti kekuatan tarik, bending dan puntir.Hukum Newton pertama tentang aksi dan reaksi, bila sebuah balok yang terletak di atas lantai, balok akan memberikan reaksi pada lantai. dan sebaliknya lantai akan memberikan reaksi sama, sehingga benda dalam keadaan setimbang. gaya aksi sepusat (F) dan gaya reaksi (F'') dati bawah akan bekerja pada setiap penampang balok tersebut.
Macam-Macam Tegangan
Tegangan timbul akibat adanya tegangan tarik, pada pembebanan tarik terjadi tegangan tarik, pada pembebanan akan terjaditegangan tekan, begitu pula pada pembebanan yang lain. Kekuatan tarik tidak lepas dari tegangan dan regangan. Kedua sifat ini diukur saat melakukan uji tarik atau tekan. Sedangkan Dalam tarik, regangan Adalah pertamabahan panjang dari material, sedangkan dalam tekan adalah pemendekkan dari bahan yang di tekan. Berikut beberapa macam tegangan :1. Tegangan Normal, terjadi akibat adaya reaksi yang diberikan pada benda
2. Tegangan Tarik, Pada umumnya terjadi pada rantai, tali, paku keling, dan lain-lain
3. Tegangan Tekan, terjadi apabila suatu batang diberi gaya F yang saling berlawanan dan terletak dalam satu garis gaya
4. Tegangan Geser, terjadi jika suatu benda bekerja dengan gaya yang berlawanan arah, tegak lurus sumbu batang, tidak segaris gaya namun pada penampangnya tidak terjadi momen
5. Tegangan Lengkung, contohnya pada poros mesin dan poros roda yang dalam keadaan ditumpu dan itulah yang di sebut Tegangan Tangesial
6. Tegangan Puntir, sering terjadi pada poros roda gigi dan batang-batang torsi pada mobil, juga pada saat melakukan pengeboran.
Baik untuk belajar bersamanya cukup sampai disini dulu ya bisa kita lanjut lain hari pada saat waktu yang tepat.
Itulah sedikit ulasan, jika ada komentar yang membangun bisa d sampaikan
BalasHapus